HUBUNGAN KADAR SGOT DAN SGPT DENGAN JUMLAH TROMBOSIT PADA PASIEN DEMAM BERDARAH DENGUE DI RUMAH SAKIT NURHIDAYAH 18 15
DOI:
https://doi.org/10.64094/affedd53Keywords:
DBD, jumlah trombosit, SGOT, SGPT, trombositopeniaAbstract
Demam Berdarah Dengue (DBD) masih menjadi masalah kesehatan masyarakat. Trombositopenia dan peningkatan kadar SGOT serta SGPT merupakan temuan laboratorium yang sering dijumpai pada pasien DBD. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan kadar SGOT dan SGPT dengan jumlah trombosit pada pasien DBD di Rumah Sakit Nurhidayah. Penelitian observasional analitik ini menggunakan desain cross-sectional dan data sekunder rekam medis. Sebanyak 50 pasien dipilih menggunakan purposive sampling. Data dianalisis secara deskriptif, dilanjutkan dengan uji Shapiro-Wilk, korelasi Spearman, dan regresi linear berganda pada α=0,05. Rerata kadar SGOT, SGPT, dan jumlah trombosit masing-masing sebesar 165,74±41,52 U/L, 102,76±14,15 U/L, dan 37,36±19,11 ×10³/µL. SGOT (rₛ=-0,761; p<0,001) dan SGPT (rₛ=-0,540; p<0,001) berkorelasi negatif dengan jumlah trombosit. Model regresi signifikan (F=34,729; p<0,001; R²=0,596). Dalam model multivariat, SGOT berhubungan dengan jumlah trombosit (B=-0,458; 95% CI=-0,615 hingga -0,301; p<0,001), sedangkan SGPT tidak signifikan (B=0,401; 95% CI=-0,064 hingga 0,866; p=0,090). SGOT dan SGPT berkorelasi negatif dengan jumlah trombosit, tetapi hanya SGOT yang tetap signifikan dalam model multivariat.
Downloads
References
Bandaru, A. K., & Vanumu, D. S. (2019). Correlation of liver indices with thrombocytopenia in dengue infected children. International Journal of Advanced Biochemistry Research, 3(1), 15-20. https://doi.org/10.33545/26174693.2019.v3.i1a.27
Dinas Kesehatan Kabupaten Bantul. (2023). Profil kesehatan Kabupaten Bantul tahun 2022. Dinas Kesehatan Kabupaten Bantul.
Dinas Kesehatan Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. (2023). Profil kesehatan Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta tahun 2022. Dinas Kesehatan Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2024). Laporan mingguan surveilans DBD periode 1 Januari-26 Maret 2024. Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit.
Pagana, K. D., Pagana, T. J., & Pagana, T. N. (2021). Mosby's manual of diagnostic and laboratory tests (7th ed.). Elsevier.
Setiawan, D. Y., Bagiansyah, M., Hardinata, & Setiorini. (2023). Hubungan jumlah trombosit dengan SGOT dan SGPT pada pasien demam berdarah dengue (DBD) di RSUD Dr. R. Soedjono Selong. Cakrawala Medika: Journal of Health Sciences, 2(1), 43-50. https://doi.org/10.59981/jbepbr49
Swamy, A. M., Mahesh, P. Y., & Rajashekar, S. T. (2021). Liver function in dengue and its correlation with disease severity: A retrospective cross-sectional observational study in a tertiary care center in Coastal India. Pan African Medical Journal, 40, 261. https://doi.org/10.11604/pamj.2021.40.261.29795
Tiwari, K., Ahmad, S., Irfan, S., Srivastava, A., & Parveen, H. (2021). A study of the alteration in hematological parameters and liver function test with respect to the severity of dengue fever. Asian Journal of Medical Sciences, 12(3), 93-97. https://www.nepjol.info/index.php/AJMS/article/view/33027
World Health Organization. (2020). Dengue and severe dengue. https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/dengue-and-severe-dengue
World Health Organization. (2024). Dengue - Global situation. https://www.who.int/emergencies/disease-outbreak-news/item/2024-DON518
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Indonesian Journal of Health Research Innovation

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Penulis yang mempublikasikan di jurnal kami menyetujui ketentuan berikut:
Penulis memegang hak cipta dan memberikan Jurnal Kami hak publikasi pertama dengan karya tersebut secara bersamaan dilisensikan di bawah lisensi Creative Commons Attribution 4.0 International yang memungkinkan orang lain untuk membuat perubahan, mengadaptasi, dan mengembangkan karya tersebut dengan pengakuan atas karya penulis dan publikasi awal di Jurnal. Penulis diizinkan untuk menyalin dan mendistribusikan kembali versi karya yang diterbitkan jurnal (misalnya, mempostingnya ke repositori institusi atau menerbitkannya dalam buku), dengan pengakuan publikasi di jurnal kami.



