ANALISIS FAKTOR KELENGKAPAN RESUME MEDIS RAWAT INAP TERHADAP EFISIENSI PROSES KLAIM BPJS DI RUMAH SAKIT PANTI WALUYO YAKKUM TAHUN 2025 22 9
DOI:
https://doi.org/10.64094/7s138a12Keywords:
Kelengkapan Resume Medis, Klaim BPJS Kesehatan, Sistem Informasi, Kepatuhan Dokter, Efisiensi Rumah SakitAbstract
Kelengkapan pengisian resume medis rawat inap merupakan indikator mutu krusial yang memengaruhi kelancaran administrasi rumah sakit. Namun, keterlambatan pengisian dokumen resume ini dalam batas waktu 2x24 jam masih ditemukan di Rumah Sakit Panti Waluyo Yakkum Surakarta, sehingga berpotensi menghambat efisiensi proses klaim BPJS. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor kelengkapan resume medis terhadap efisiensi klaim BPJS berdasarkan aspek sumber daya manusia (SDM), sistem informasi, standar prosedur operasional (SOP), dan koordinasi antarunit. Metode kualitatif deskriptif digunakan dalam penelitian ini. Data diperoleh dengan melakukan observasi terhadap 100 sampel resume medis rawat inap periode triwulan I tahun 2025 serta wawancara mendalam dengan 5 informan yang divalidasi melalui triangulasi sumber. Proses analisis data meliputi reduksi, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan tingkat kelengkapan identifikasi pasien dan field mandatory mencapai 100%, autentifikasi 96%, sedangkan komponen laporan penting masih bervariasi dengan rata-rata 87%. Ketidaklengkapan tersebut dipicu oleh faktor kepatuhan dokter yang masih situasional saat berada di luar jam praktik serta keterbatasan sistem informasi rekam medis elektronik yang belum mendukung akses jarak jauh (remote access). Di sisi lain, pelaksanaan SOP dan koordinasi komunikasi antarunit sudah berjalan dengan sangat baik dan kooperatif. Dari hasil analisa, dapat ditarik kesimpulan bahwa efisiensi proses klaim belum optimal akibat kendala konsistensi pengisian oleh dokter dan keterbatasan akses sistem digital. Oleh karena itu, direkomendasikan pengembangan fitur remote access yang aman pada sistem informasi serta penyusunan regulasi serah terima (handover) pengisian rekam medis saat dokter berhalangan.
Downloads
References
Aeni, L. N., & Sari, I. (2023). Pengaruh kelengkapan formulir resume medis rawat inap terhadap mutu rekam medis di RSUD Majalaya. Health Information: Jurnal Penelitian, 15(2), e1088. https://myjurnal.poltekkes-kdi.ac.id/index.php/hijp/article/view/1088
Elisabrina, D., Suparti, S., & Widiyoko, A. (2026). Analisis faktor penyebab terjadinya pending klaim BPJS Kesehatan pasien rawat jalan di Rumah Sakit Panti Waluyo Yakkum Surakarta. Indonesian Journal of Health Research Innovation, 3(2), 242–251. https://doi.org/10.64094/hj9p8686
Fadhilah, S., Nur, R. H., & Setiatin, S. (2021). Pengaruh kelengkapan resume medis rawat inap terhadap mutu rekam medis di Rumah Sakit X Kabupaten Bandung. Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia, 1(11). https://doi.org/10.59141/cerdika.v1i11.231
Ferdyastari, N., Fatria, I., Maulina, L., & Warasti, N. S. (2025). Transformasi digital dokumentasi fisioterapi melalui rekam medis elektronik: Literature review. Indonesian Journal of Health Research Innovation, 2(2), 81–89. https://doi.org/10.64094/eydfcw73
Indrawan, D. (2017). Faktor-faktor yang mempengaruhi kepatuhan dokter dalam mengisi rekam medis di unit rawat inap Rumah Sakit Wava Husada. Journal of Islamic Medicine, 1(2), 55–66. https://doi.org/10.18860/jim.v1i2.4454
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2022). Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 24 Tahun 2022 tentang rekam medis.
Lavender, I. E. (2024). Kepatuhan dokter dalam pengisian rekam medis di Indonesia: Sebuah telaah sistematis. Jurnal Manajemen Kesehatan Yayasan RS Dr. Soetomo, 10(1), 151–164. https://doi.org/10.29241/jmk.v10i1.1889
Lutfiah, P., Ais, R., & Akhirruddin, A. (2024). Analisis pending claim Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) rawat jalan pada Rumah Sakit XY di wilayah Jawa Timur. MES Management Journal, 3(3), 749–760. https://doi.org/10.56709/mesman.v3.i3.615
Mangentang, F. R. (2015). Kelengkapan resume medis dan kesesuaian penulisan diagnosis berdasarkan ICD-10 sebelum dan sesudah JKN di RSU Bahteramas. Jurnal Administrasi Rumah Sakit Indonesia, 1(3), 159–168. https://doi.org/10.7454/arsi.v1i3.2181
Maulida, E. S., & Djunawan, A. (2022). Analisis penyebab pending claim berkas BPJS Kesehatan pelayanan rawat inap Rumah Sakit Universitas Airlangga. Media Kesehatan Masyarakat Indonesia, 21(6), 374–379. https://doi.org/10.14710/mkmi.21.6.374-379
Mukaromah, S., & Wahab, S. (2024). Analisis penyebab pending klaim BPJS rawat jalan guna menunjang kelancaran pembayaran pelayanan kesehatan di RSUD Kota Bandung. PREPOTIF: Jurnal Kesehatan Masyarakat, 8(2), 2876–2883. https://doi.org/10.31004/prepotif.v8i2.28764
Nugroho, P. A., Widodo, P. P., & Sunindya, B. R. (2024). Faktor-faktor yang menyebabkan klaim pending rawat inap BPJS Kesehatan di Rumah Sakit Reksa Waluya. Indonesian Journal of Health Insurance and Medical Records, 1(2), 54–60. https://doi.org/10.31290/ijhimr.v1i2.4979
Pratama, A., Fauzi, H., Indira, N., & Adi, P. P. (2023). Analisis faktor penyebab pending klaim rawat inap akibat koding rekam medis di RSUD Dr. Soedirman Kebumen. Jurnal Ilmiah Perekam dan Informasi Kesehatan Imelda, 8(1), 124–134. https://doi.org/10.52943/jipiki.v8i1.1225
Saepudin, S. N., & Sari, I. (2021). Pengaruh kelengkapan pengisian formulir resume medis terhadap mutu rekam medis di RSKIA Kota Bandung. Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia, 1(11), 1593–1600. https://doi.org/10.36418/cerdika.v1i11.240
Tarigan, I. N., Lestari, F. D., & Darmawan, E. S. (2022). Penundaan pembayaran klaim Jaminan Kesehatan Nasional oleh BPJS Kesehatan di Indonesia: Sebuah scoping review. Jurnal Ekonomi Kesehatan Indonesia, 7(2), Article 3. https://doi.org/10.7454/eki.v7i2.6136
Widaningtyas, E., Novianti, F. P., & Asmorowati, A. (2024). Analisis pending klaim BPJS rawat inap di Rumah Sakit QIM Batang tahun 2022. Avicenna: Journal of Health Research, 7(1), 42–53. https://doi.org/10.36419/avicenna.v7i1.1028
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Indonesian Journal of Health Research Innovation

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Penulis yang mempublikasikan di jurnal kami menyetujui ketentuan berikut:
Penulis memegang hak cipta dan memberikan Jurnal Kami hak publikasi pertama dengan karya tersebut secara bersamaan dilisensikan di bawah lisensi Creative Commons Attribution 4.0 International yang memungkinkan orang lain untuk membuat perubahan, mengadaptasi, dan mengembangkan karya tersebut dengan pengakuan atas karya penulis dan publikasi awal di Jurnal. Penulis diizinkan untuk menyalin dan mendistribusikan kembali versi karya yang diterbitkan jurnal (misalnya, mempostingnya ke repositori institusi atau menerbitkannya dalam buku), dengan pengakuan publikasi di jurnal kami.



