ANALISIS FAKTOR YANG MEMPENGARUHI EFISIENSI RAWAT INAP BERDASARKAN INDIKATOR BARBER JOHNSON DI RSAU DR.SISWANTO 23 5

Authors

  • Oktavia Depa Margareta anajemen Informasi Kesehatan, Politeknik Indonusa Surakarta Author
  • Aries Widiyoko Manajemen Informasi Kesehatan, Politeknik Indonusa Surakarta Author
  • Sri Suparti Manajemen Informasi Kesehatan, Politeknik Indonusa Surakarta Author

DOI:

https://doi.org/10.64094/9xag0r28

Keywords:

efisiensi rawat inap, barber johnson, BOR, rawat inap, 5M+1E

Abstract

Efisiensi pelayanan rawat inap merupakan salah satu indikator penting dalam menilai mutu pelayanan rumah sakit yang dapat diukur menggunakan indikator BOR, AvLOS, TOI, BTO serta dianalisis menggunakan Grafik Barber Johnson. Hasil studi pendahuluan di RSAU dr. Siswanto Lanud Adi Soemarmo menunjukkan bahwa beberapa indikator efisiensi rawat inap belum memenuhi standar ideal sehingga penggunaan tempat tidur belum optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi ketidakefisienan pelayanan rawat inap berdasarkan pendekatan 5M+1E (Man, Material, Method, Money, Market, dan Environment). Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Subjek penelitian terdiri dari petugas pendaftaran rawat inap, petugas pelaporan, kepala rawat inap, dan kepala rekam medis sebagai informan triangulasi yang dipilih menggunakan Teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, sedangkan analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai BOR tahun 2022-2025 masih berada di bawah standar ideal Barber Johnson, nilai AvLOS tahun 2022–2023 masih di bawah standar, sedangkan tahun 2024–2025 telah mencapai batas minimal standar. Nilai TOI pada seluruh periode penelitian melebihi standar ideal, sedangkan nilai BTO tahun 2022,2023 dan 2025 berada dalam rentang standar, sedangkan tahun 2024 diatas standar. Grafik Barber Johnson menunjukkan bahwa titik perpotongan indikator pada tahun 2022–2025 masih berada di luar daerah efisiensi. Disimpulkan bahwa pelayanan rawat inap di RSAU dr. Siswanto Lanud Adi Soemarmo tidak mencapai efisiensi berdasarkan indikator Barber Johnson dan dipengaruhi oleh berbagai faktor internal maupun eksternal yang berkaitan dengan aspek 5M+1E.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Agung, I. G., Putra, N., Januansyah, R., & Seha, H. N. (2024). Transformasi Efisiensi Pelayanan Rawat Inap : Analisis Multi-Dimensi Menggunakan Indikator Barber Johnson Transforming Inpatient Care Efficiency : A Multi- Dimensional Analysis Using Barber Johnson Indicators. 11(1), 17–30. https://doi.org/https://doi.org/10.36376/bmj.v11i1 ISSN

Cahyadi, C., & Wahab, S. (2025). Tinjauan Sistem Informasi Puskesmas (SIMPUS) dan Kompetensi Petugas Terhadap Pelayanan Rekam Medis di UPTD Puskesmas Pasir Mulia. 04(23), 72–82. https://journal.piksi.ac.id/index.php/jits/article/view/2602

Fatkhurrokhman, T., Anggoro, W. B., Munandar, G. M., & Evelyna, N. (2025). Sosialisasi Dan Penerapan Standar Operasional Prosedur (SOP) Dalam Produksi Dan Dampaknya Meningkatkan Kualitas Produk. 3(3), 1–6. https://doi.org/https://doi.org/10.61434/adima.v3i3.268

Ferdianto, A., & Rizaldy, I. (2023). Efisiensi Penggunaan Tempat Tidur Di Unit Rawat Inap Berdasarkan Grafik Barber Johnson Di RSU Anna Medika Madura. 93–101. https://doi.org/https://doi.org/10.30651/jkm.v0i0.17881

Nisak, U. K., & Cholifah. (2020). Buku Ajar Statistik Di Fasilitas Pelayanan Kesehatan (S. M. F. Hanum (ed.)). Umisida Press.

PERMENKES RI. (2020). Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 3 Tahun 2020. 3, 1–80.

Putri, A., Dyah, L., Arini, D., Rekam, D., Kesehatan, I., Duta, U., & Surakarta, B. (2024). Studi Optimalisasi Penggunaan Tempat TidurDi RS Surakarta Tahun 2023. 14(2), 117–125. https://doi.org/https://doi.org/10.47701/infokes.v14i2.3890

Ramadhan, A., Widiyanto, W. W., & Sunandar, A. (2022). Analisis Efisiensi pelayanan Rawat Inap Setiap Bangsak Di Rumah Sakit Jiwa Daerah dr. Arif zainudin Surakarta Tahun 2021. 03(01), 63–70.

Setiatin, S., & Kusuma, S. A. (2025). Pengaruh Data Statistik terhadap Aplikasi EMR Rumah Sakit Hermina Arcamanik Kota Bandung. Jurnal Manajemen Informasi Kesehatan Indonesia , 13(1), 97–104. https://doi.org/10.33560/jmiki.v13i1.833

Sugiyono. (2020). Metodologi Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R & D. Alfabeta.

Surbakti, A. B., Telaumbanua, S. Y., Studi, P., Informasi, M., & Medan, K. (2023). Analisis Faktor Penyebab Rendahnya Bed Occupancy Rate ( Bor ). 2(5), 958–964. https://doi.org/10.55123/insologi.v2i5.2712

Wardani, C. R., Adrianto, R., Ar, C., & Elvira, V. F. (2025). Hubungan Mutu Pelayanan Dengan Kepuasan pasien Rawat Jalan Di Rumah Sakit Ibu dan Anak Aisyiyah Samarinda Tahun 2024. 13(April). https://doi.org/https://doi.org/10.14710/jmki.13.1.2025.110-22

Downloads

Published

28-08-2026

How to Cite

ANALISIS FAKTOR YANG MEMPENGARUHI EFISIENSI RAWAT INAP BERDASARKAN INDIKATOR BARBER JOHNSON DI RSAU DR.SISWANTO. (2026). Indonesian Journal of Health Research Innovation, 3(3), 416-422. https://doi.org/10.64094/9xag0r28