ANALISIS FAKTOR KELENGKAPAN PENGISIAN INFORMED CONSENT PASIEN BEDAH RAWAT INAP DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH BUNG KARNO KOTA SURAKARTA 13 10

Authors

  • Rheina Arfiandita Politeknik Indonusa Surakarta Author
  • Wahyu Ratri Sukmaningsih Politeknik Indonusa Surakarta Author
  • Aries Widyoko Politeknik Indonusa Surakarta Author

DOI:

https://doi.org/10.64094/yeq5qx06

Keywords:

informed consent, kelengkapan rekam medis, pasien bedah, rumah sakit, theory of planned behavior

Abstract

Kelengkapan pengisian informed consent merupakan salah satu indikator mutu pelayanan rekam medis di rumah sakit. Ketidaklengkapan pengisian informed consent dapat berdampak pada aspek administrasi, mutu pelayanan, keselamatan pasien, serta perlindungan hukum bagi tenaga kesehatan dan rumah sakit. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kelengkapan pengisian informed consent pasien bedah rawat inap serta faktor yang memengaruhinya berdasarkan Theory of Planned Behavior di Rumah Sakit Umum Daerah Bung Karno Kota Surakarta. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Sampel penelitian sebanyak 300 dokumen informed consent pasien bedah rawat inap yang dipilih menggunakan teknik simple random sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi menggunakan checklist dan wawancara mendalam terhadap Dokter Penanggung Jawab Pasien (DPJP), Profesional Pemberi Asuhan (PPA), dan kepala ruang rekam medis. Analisis data dilakukan secara deskriptif dengan pendekatan Theory of Planned Behavior yang meliputi attitude toward the behavior, subjective norm, dan perceived behavioral control. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kelengkapan pengisian informed consent masih belum mencapai standar ideal 100%. Review autentifikasi memiliki tingkat kelengkapan tertinggi sebesar 96,23%, sedangkan review identifikasi memiliki tingkat ketidaklengkapan tertinggi sebesar 33%. Faktor yang memengaruhi kelengkapan pengisian informed consent meliputi sikap positif tenaga kesehatan terhadap pentingnya informed consent, adanya dorongan dari pimpinan dan rekan kerja, serta hambatan berupa tingginya beban kerja, keterbatasan waktu pelayanan, dan sistem pengisian yang masih manual. Kesimpulan penelitian menunjukkan bahwa kelengkapan pengisian informed consent masih perlu ditingkatkan melalui evaluasi rutin, sosialisasi, monitoring, serta penerapan sistem reward and punishment guna meningkatkan kepatuhan tenaga kesehatan dalam pengisian dokumen rekam medis.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Agustina, D., Salsabila, L. N., Nasution, E. M., & S, D. (2023). Strategi peningkatan mutu pelayanan kesehatan di rumah sakit. 1(3), 64–70.

Ajzen. (1991). Teori perilaku terencana. Angewandte Chemie International Edition, 6(11), 951–952., 211, 1–20.

Alfiansyah, G., Wicaksono, J., Weka Santi, M., Tri Ardianto, E., Juwita Swari, S., & Demiawan, R. P. M. (2024). Ketidaklengkapan Pengisian Informed Consent di Rumah Sakit Incomplete Informed Consent Documentation in Hospitals. Jurnal Riset Pengembangan Dan Pelayanan Kesehatan, 3(2).

Ariani, D., Sugiarsi, S., Wariyanti, A. S., Brigjen, J., Barat, K., Indah, G. P., Kec, P., Karanyar, K., & Tengah, J. (2025). Indonesian Journal of Health Information Management ( IJHIM ) Vol . 5 No . 2 ( 2025 ), 1 Analisis Kualitatif Pendokumentasian Rekam Medis Rawat Inap Kasus Craniotomy Di RSUD Dr Moewardi Surakarta. 5(2), 1–12.

Darminto, Nurhikmah, & Syamsuddinnor. (2025). The Effect of Electronic Medical Record System Implementation and Professional Care Provider Competence on Electronic Medical Record Completion Performance Through Filing Compliance at Dr. R. Soeharsono Level III Hospital, Banjarmasin. International Journal of Research and Review, 12(10), 165–175.

Dwi Kusumawati, P., Wijaya Widiyanto, W., & Ratri Sukmaningsih, W. (2024). Analisis Kelengkapan Pengisian Formulir Informed Consent Pasien Rawat Inap Kasus Bedah di Rumah Sakit Panti Waluyo Surakarta Tahun 2022. Journal Health Information Management Indonesian (JHIMI), 03(01), 47–53.

Fachrurrozi, A. (2023). Strategi Peningkatan Mutu Pelayanan Kesehatan Di Rumah Sakit : Systematic Literature Review. 2(1).

Halimatusaadah, H. I., & Hidayati, M. (2022). Analisis kelengkapan pengisian rekam medis pasien rj poli umum guna menunjang mutu rekam medis. 3(2), 159–168.

Hasibuan, A. S., Ritonga, Z. A., Simanjuntak, M., & Ramos, E. (2023). Tinjauan Kelengkapan Pengisian Formulir Persetujuan Tindakan Kedokteran Pasien Bedah Rawat Inap Di Rumah Sakit Tere Margareth Tahun 2022. 8(2), 165–174.

Hermawati, S., Trigono, A., & Ulfa, L. (2025). Faktor-faktor yang berhubungan kelengkapan pengisian rekam medis tenaga kesehatan di ruang rawat inap. Jurnal Ilmiah Kesehatan Keperawatan, 21(2), 120. https://doi.org/10.26753/jikk.v21i2.1871

Khasanah, M. A., Saadah, A. A., Sutha, D. W., & Putr, Y. B. (2024). Formulir Persetujuan Tindakan Kedokteran ( Informed Consent ) Rawat Inap Di Rumah Sakit Wiyung Sejahtera. 22(2), 8–14.

Nadira, C. S., & Khairunnisa, C. (2023). Kedudukan Informed Consent Dalam Pelayanan Kesehatan di Indonesia. 1(1).

Permenkes No. 24. (2022). Peraturan Menteri Kesehatan RI No 24 tahun 2022 tentang Rekam Medis. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 24 Tahun 2022, 151(2), 1–19.

Pratiwi, I. A., Ardianto, E. T., Deharja, A., & Muflihatin, I. (2022). Analisis Penyebab Ketidaklengkapan Pengisian Informed. Jurnal Rekam Medik Dan Informasi Kesehatan, 3(3), 203–213.

Putri, R. A. (2023). A . Konsep Pembedahan / Operasi.

Riskawati, L., Wahab, S., Ramdani, A. M., Medis, R., & Piksi, P. (2026). Informed Consent Rawat Inap Pada Aplikasi Emr Guna Menunjang Aspek Hukum Di Rsud Al-Ihsan. Vol 3 No 2, 1–8.

Sabiya, H. R., Jayanti, K. D., Lestarjo, N. P., & Tyas, R. T. (2025). Pengisian Informed Consent Pada Donor Darah Di Pmi Tahun 2024 Legal Review Of The Implementation Of Informed Consent Procedures For Blood Donors At Pmi In 2024 1 Indah. Vol. 12 No, 178–188. Https://Doi.Org/10.56710/Wiyata.v12i2.1074

Santana, M., & Permana, P. (2023). Analisis Kelengkapan Pengisian Formulir Informed Consent Pasien Bedah Guna Menunjang Aspek Hukum Rekam Medis Di Rumah Sakit Mitra Anugrah Lestari Cimahi. Jurnal Ilmiah Sain Dan Teknologi, 1(2), 1–8.

Setiyawan, H. (2024). Analysis of Completeness of Informed Consent Forms for Inpatients with Surgical Cases at the General Hospital Pku Muhammadiyah Bantul Analisis Kelengkapan Formulir Informed Consent Pasien Rawat Inap Kasus Bedah Di Rumah Sakit Umum Pku Muhammadiyah Bantul. 7, 229–233.

Sinta, N. S. (2023). Analisis kuantitatif ketidak lengkapan pengisian berkas rekam medis pasien di puskesmas wolio kota baubau. 4(43), 2289–2296.

Sulvi Anggraini, Yeny Sulistyowati, & Tinon Ambarini. (2025). Analisis Faktor-Faktor yang Memengaruhi Kepatuhan Tenaga Kesehatan dalam Pengisian Rekam Medis Elektronik di Rumah Sakit Swasta Tipe B Jakarta Utara. Quantum Wellness : Jurnal Ilmu Kesehatan, 2(4), 306–319. https://doi.org/10.62383/quwell.v2i4.2585

Wicaksono, J., Farlinda, S., & Purba, T. M. P. (2022). Analisis Kelengkapan Pengisian Formulir Informed Consent Pada Pasien Rawat Inap Di RS Pusat Pertamina. Jurnal Rekam Medik & Manajemen Informasi Kesehatan, 1(1), 56–63. https://doi.org/10.47134/rmik.v1i1.17

Downloads

Published

28-08-2026

How to Cite

ANALISIS FAKTOR KELENGKAPAN PENGISIAN INFORMED CONSENT PASIEN BEDAH RAWAT INAP DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH BUNG KARNO KOTA SURAKARTA. (2026). Indonesian Journal of Health Research Innovation, 3(3), 396-406. https://doi.org/10.64094/yeq5qx06