PENGARUH KOMPRES DINGIN ICE GEL PACK TERHADAP TINGKAT NYERI PASIEN POST KATETERISASI JANTUNG AKSES RADIAL DI RS SWASTA BEKASI TIMUR
DOI:
https://doi.org/10.64094/w7ctjd47Keywords:
akses radial, ice gel pack, kateterisasi jantung, tingkat nyeri, kompres dinginAbstract
Kateterisasi jantung melalui akses radial merupakan prosedur diagnostik dan terapeutik yang sering dilakukan pada pasien penyakit jantung koroner. Meskipun akses radial dinilai lebih aman dibandingkan akses femoralis, pasien tetap dapat mengalami nyeri setelah tindakan akibat trauma pembuluh darah, penekanan hemostasis, dan respons inflamasi lokal pada area insersi. Salah satu intervensi keperawatan nonfarmakologis yang dapat digunakan untuk membantu mengurangi nyeri adalah kompres dingin menggunakan ice gel pack. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian kompres dingin ice gel pack terhadap tingkat nyeri pasien post kateterisasi jantung akses radial.
Penelitian ini menggunakan desain quasi-eksperimen dengan pendekatan one-group pretest-posttest. Sampel penelitian berjumlah 37 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling sesuai kriteria inklusi dan eksklusi. Intervensi diberikan berupa kompres dingin ice gel pack dengan suhu 15°C selama 15 menit pada area insersi kateterisasi jantung akses radial. Tingkat nyeri diukur sebelum dan sesudah intervensi menggunakan Numeric Rating Scale (NRS). Data dianalisis menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test. Sebelum intervensi, sebagian besar responden mengalami nyeri sedang. Setelah pemberian kompres dingin ice gel pack, jumlah responden dengan nyeri ringan meningkat, sedangkan jumlah responden dengan nyeri sedang menurun. Hasil uji Wilcoxon Signed Rank Test menunjukkan terdapat perbedaan tingkat nyeri yang signifikan sebelum dan sesudah intervensi dengan nilai p = 0,001. Kompres dingin menggunakan ice gel pack dapat membantu menurunkan nyeri dan meningkatkan kenyamanan pasien post kateterisasi jantung akses radial. Intervensi ini dapat dipertimbangkan sebagai tindakan keperawatan mandiri nonfarmakologis dalam manajemen nyeri pasien post kateterisasi jantung. Namun, penelitian lanjutan dengan kelompok kontrol diperlukan untuk memperkuat bukti efektivitas intervensi ini.
Downloads
References
Notoatmodjo, S. (2018). Metodologi Penelitian Kesehatan. Rineka Cipta.
Nurhanifah, F., & Sari, A. (2022). Manajemen Nyeri pada Pasien PCI. Jurnal Keperawatan Klinik, 7(1), 11–17. https://doi.org/10.1234/jkk.v7i1.11
Nursalam. (2020). Metodologi Penelitian Ilmu Keperawatan: Pendekatan Praktis (5th ed.). Salemba Medika.
Patel, T., Shah, S., Pancholy, S., & Rao, S. V. (2021). Radial artery access for cardiac catheterization: Current evidence and clinical implications. Journal of the American College of Cardiology, 77(8), 1024–1035.
Paullina. (2024). Cold compress therapy in reducing pain among post percutaneous coronary intervention patients. International Journal of Nursing Practice, 30(2), 1–8.
Potter, P. A., Perry, A. G., Stockert, P., & Hall, A. (2021). Fundamentals of Nursing (11th ed.). Elsevier.
Prasetya, & Handian. (2023). Pengaruh pemberian ice gel pack terhadap penurunan nyeri pasien pasca kateterisasi jantung. Jurnal Ilmu Keperawatan Indonesia, 11(1), 45–52.
Sari, D. P., Rahmawati, I., & Nugroho, A. (2023). Efektivitas kompres dingin terhadap penurunan intensitas nyeri pada pasien pasca tindakan invasif. Indonesian Journal of Health Research Innovation (IJHRI), 1(1), 25–32.
Smeltzer, S. C., & Bare, B. G. (2020). Brunner & Suddarth’s Textbook of Medical-Surgical Nursing. Lippincott Williams & Wilkins.
Syahri, & Andriani. (2021). Efektivitas cold pack terhadap penurunan nyeri dan pencegahan hematoma pada pasien pasca cardiac catheterization. Jurnal Keperawatan Kardiovaskular Indonesia, 6(2), 98–105.
Wicaksono, Ta’adi, & Djamil. (2020). Efektivitas kompres dingin dalam menurunkan nyeri pasien pasca tindakan kateterisasi jantung. Jurnal Keperawatan Medikal Bedah, 8(1), 55–62.
World Health Organization. (2021). Cardiovascular diseases (CVDs). WHO.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Indonesian Journal of Health Research Innovation

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Penulis yang mempublikasikan di jurnal kami menyetujui ketentuan berikut:
Penulis memegang hak cipta dan memberikan Jurnal Kami hak publikasi pertama dengan karya tersebut secara bersamaan dilisensikan di bawah lisensi Creative Commons Attribution 4.0 International yang memungkinkan orang lain untuk membuat perubahan, mengadaptasi, dan mengembangkan karya tersebut dengan pengakuan atas karya penulis dan publikasi awal di Jurnal. Penulis diizinkan untuk menyalin dan mendistribusikan kembali versi karya yang diterbitkan jurnal (misalnya, mempostingnya ke repositori institusi atau menerbitkannya dalam buku), dengan pengakuan publikasi di jurnal kami.



