EVALUASI PENERIMAAN PENYIMPANAN DENGAN INDIKATOR PENGELOLAAN OBAT DI APOTEK MIKAYLA GROBOGAN

Authors

  • Sri Suwarni Sekolah Tinggi Ilmu Farmasi Nusaputera Semarang Author
  • Ivone Olivia Rondonuwu Sekolah Tinggi Ilmu Farmasi Nusaputera Author
  • Maulita Saraswati Universitas An Nur Purwodadi Author
  • Metrikana Novembrina Sekolah Tinggi Ilmu Farmasi Nusaputera Author

DOI:

https://doi.org/10.64094/95421s74

Keywords:

pengelolaan obat, penerimaan obat, penyimpanan obat, kepatuhan, fifo, fefo

Abstract

Pengelolaan obat di apotek merupakan bagian penting dalam menjamin mutu, keamanan, dan efektivitas terapi bagi pasien. Proses penerimaan dan penyimpanan obat yang tidak sesuai standar berpotensi menimbulkan kerusakan sediaan, kesalahan penggunaan, serta kerugian finansial akibat obat kedaluwarsa. Meskipun standar pelayanan kefarmasian telah lama digunakan, implementasi di lapangan masih bervariasi dan belum sepenuhnya mengacu pada regulasi terbaru. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi penerimaan dan penyimpanan obat berdasarkan indikator pengelolaan obat sesuai Peraturan BPOM Nomor 5 Tahun 2026 di Apotek Mikayla Grobogan. Penelitian ini menggunakan desain mix method dengan pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Populasi penelitian adalah seluruh sediaan obat 1300 item dan semua tenaga kefarmasian yakni 6 orang di Apotek Mikayla Grobogan teknik total sampling. Data kuantitatif diperoleh melalui observasi menggunakan instrumen checklist berbasis indikator pengelolaan obat, sedangkan data kualitatif diperoleh melalui wawancara terstruktur untuk mendukung hasil observasi. Analisis data dilakukan secara deskriptif menggunakan persentase dan dikategorikan dalam tingkat kepatuhan, serta dianalisis secara tematik untuk data kualitatif. Tingkat kesesuaian penerimaan dan penyimpanan obat mencapai 94,98% dengan kategori sangat baik. Aspek penerimaan obat telah memenuhi standar, terutama pada kesesuaian dokumen, pemeriksaan kondisi fisik, serta keterlibatan tenaga kefarmasian yang berwenang. Pada aspek penyimpanan, sistem pengelompokan, penerapan FIFO dan FEFO, serta sarana prasarana telah berjalan dengan baik. Namun, masih ditemukan kelemahan pada monitoring suhu (84,62%) dan pencatatan kartu stok yang belum konsisten. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan pada aspek pengawasan dan kedisiplinan pencatatan guna menjaga mutu obat secara optimal serta mencegah risiko kerusakan dan kedaluwarsa sediaan farmasi di apotek.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Alotaibi, Y. K., & Federico, F. (2024). The impact of health information technology on patient safety. Saudi Pharmaceutical Journal, 32(1), 1–8. https://doi.org/10.1016/j.jsps.2023.11.002

Aulia, F. N. B., Kurniawan, H. D., Sriwiyati, L., & Nursanti, A. L. D. (2025). Analisis fasilitas dan kualitas pelayanan kesehatan terhadap minat kunjungan ulang pasien rawat inap di rumah sakit. Indonesian Journal of Health Research Innovation, 2(4), 225–234.

Ayele, Y., Tesfaye, B., & Mekonnen, A. (2021). Drug storage practices and associated factors in public health facilities. Journal of Pharmaceutical Policy and Practice, 14(1), 1–8. https://doi.org/10.1186/s40545-021-00345-8

Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia. (2026). Peraturan BPOM Nomor 5 Tahun 2026.

Handayani, R., Sari, D. P., & Wibowo, A. (2021). Evaluasi penyimpanan obat di apotek berdasarkan standar pelayanan kefarmasian. Jurnal Farmasi Klinik Indonesia, 10(2), 85–92.

Kurniawan, H., & Putri, M. E. (2024). Implementation of FIFO and FEFO systems in pharmaceutical inventory management. Indonesian Journal of Pharmacy Practice, 5(1), 15–23.

Notoatmodjo, S. (2018). Metodologi penelitian kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.

Pemerintah Indonesia. (2016). Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 73 Tahun 2016.

Polit, D. F., & Beck, C. T. (2021). Nursing research: Generating and assessing evidence for nursing practice (11th ed.). Wolters Kluwer.

Putra, A., & Lestari, D. (2024). Pemanfaatan sistem informasi manajemen obat dalam meningkatkan efisiensi pelayanan farmasi. Jurnal Manajemen Farmasi Indonesia, 6(2), 120–128.

Rahmawati, D., Nurhidayah, T., & Prasetyo, A. (2023). Analisis pengelolaan obat di apotek berdasarkan standar pelayanan kefarmasian. Jurnal Ilmu Kefarmasian Indonesia, 21(1), 45–52.

Republik Indonesia. (2023). Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI.

Republik Indonesia. (2024). Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 28 Tahun 2024. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI.

Ruliyandari, R., Mudayana, A. A., Lestari, K., Ariesca, F., Afita, S. C., & Rahmadani, A. (2023). Analysis of logistic management of drug storage in pharmacies. International Journal of Multidisciplinary Research and Analysis. https://doi.org/10.47191/ijmra/v6-i7-65

Saputra, Y. D., Lisi, F. H., Wiweko, A., & Mulyaningsih, K. (2024). Evaluasi penerimaan dan penyimpanan obat di instalasi farmasi RSUD Patut Patuh Patju. Jurnal Kefarmasian Indonesia.

Sari, R., Putra, A., & Lestari, D. (2026). Evaluation of drug storage management in community pharmacies: A cross-sectional study. Journal of Pharmaceutical Practice and Community Health, 8(1), 45–52.

Sitorus, M. A. H., Fakhriah, A., Rochjana, A. U. H., & Arianti, V. (2025). Evaluasi penyimpanan obat di instalasi farmasi rumah sakit berdasarkan standar pelayanan kefarmasian. Indonesian Journal of Health Science, 5(6), 1445–1456.

Souza, A. C., Alexandre, N. M. C., & Guirardello, E. B. (2024). Psychometric properties in instruments: Evaluation of reliability and validity. Epidemiology and Health, 46, e2024012. https://doi.org/10.4178/epih.e2024012

Suryani, N., Lestari, F., & Pramono, S. (2022). Pengaruh suhu penyimpanan terhadap stabilitas sediaan farmasi. Jurnal Sains Farmasi & Klinis, 9(3), 210–216.

Sugiyono. (2017). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

World Health Organization. (2022). Guidelines for medicine storage and quality assurance. WHO Press.

Yusoff, M. S. B. (2025). ABC of content validation and content validity index calculation. Education in Medicine Journal, 17(1), 49–54. https://doi.org/10.21315/eimj2025.17.1.6

Downloads

Published

28-05-2026

How to Cite

EVALUASI PENERIMAAN PENYIMPANAN DENGAN INDIKATOR PENGELOLAAN OBAT DI APOTEK MIKAYLA GROBOGAN. (2026). Indonesian Journal of Health Research Innovation, 3(2), 328-341. https://doi.org/10.64094/95421s74