ANALISIS FAKTOR PENYEBAB TERJADINYA PENDING KLAIM BPJS KESEHATAN PASIEN RAWAT JALAN DI RUMAH SAKIT PANTI WALUYO YAKKUM SURAKARTA
DOI:
https://doi.org/10.64094/hj9p8686Keywords:
Pending Klaim, BPJS Kesehatan, Rawat JalanAbstract
Pending klaim BPJS Kesehatan pada pelayanan rawat jalan masih kerap terjadi dan berpotensi mengganggu stabilitas keuangan rumah sakit. Kondisi ini dipengaruhi oleh beberapa faktor, yaitu aspek medis, coding, administrasi, serta episode pelayanan rawat jalan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis aspek medis, aspek coding, aspek administrasi, dan episode rawat jalan dalam mengetahui penyebab pending klaim. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain deskriptif analitik dan metode cross-sectional. Populasi penelitian terdiri dari 20.147 berkas pengajuan klaim pasien rawat jalan pada periode Juli hingga September 2025, dengan jumlah sampel sebanyak 392 berkas yang mencakup klaim layak dan pending. Pengambilan sampel dilakukan menggunakan teknik simple random sampling. Analisis data dilakukan menggunakan uji Chi-Square, perhitungan Odds Ratio (OR), serta Confidence Interval (CI) 95%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh variabel bebas memiliki hubungan yang signifikan dengan status klaim. Ketidaksesuaian, ketidaktepatan, maupun ketidaklengkapan pada variabel-variabel tersebut meningkatkan risiko terjadinya pending klaim. Aspek administrasi merupakan faktor yang paling dominan dengan nilai OR sebesar 4,629 (CI 95%: 3,713–5,770), yang menunjukkan bahwa ketidaklengkapan pada aspek administrasi memiliki peluang lebih besar dalam menyebabkan pending klaim dibandingkan dengan aspek lainnya. Aspek medis, coding, administrasi, dan episode rawat jalan terbukti berperan penting dalam menentukan kelancaran proses klaim. Dengan demikian, kesesuaian, ketepatan, dan kelengkapan pada setiap aspek menjadi faktor kunci dalam mendukung proses klaim BPJS Kesehatan.
Downloads
References
Afriani, F., Noor, A. Y., & Sugeng. (2022). Analisis Penyebab Pending Dan Tidak Layak Berkas Klaim Rawat Jalan Jaminan Kesehatan Nasional (Jkn) Di Rskia Sadewa Yogyakarta Tahun 2022. Permata Indonesia, 13(November), 107–115.
Atha, N. U., Utami, N. W., & Rahman, E. (2025). Analisis Penyebab Klaim Pending Rawat Inap. 2(September), 380–391. https://doi.org/10.1980/jurnalteknologikonseptualdesign.v1i1
Kemenkes RI. (2021). Kementerian Kesehatan Republik Indonesia Direktur Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Kementerian Kesehatan RI, 7(35), 1. https://www.kemkes.go.id/article/view/18052800006/ini-penyebab-stunting-pada-anak.html#:~:text=Stunting merupakan kondisi gagal pertumbuhan,dan memiliki keterlambatan dalam berpikir.%0Ahttps://www.kemkes.go.id/article/view/19093000001/penyakit-jantung-pen
Kryandhari, AC, C., Hatta, R, G., Istiqlal, & Haidar. (2025). Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Tingkat Pending Klaim Bpjs Kesehatan Di Rs Bhayangkara Pekanbaru Periode. Jurnal Manajemen Dan Administrasi Rumah Sakit (MARSI), 9(3), 5–10. https://ejournal.urindo.ac.id/index.php/MARSI/article/download/6632/2306
Kundari, A., Brigjen, J., Barat, K., Indah, G. P., & Tasikmadu, K. (2025). Hubungan Kelengkapan Pengisian Resume Medis Rawat Inap Dengan Persetujuan Klaim BPJS Di Rumah Sakit Sumber Waras Cirebon The Relationship of The Completeness of Filling In The Inpatient Medical Resume With. Indonesian Journal of Health Information, 5(1).
Lutfiah, P., Ais, R., Akhirruddin, A., & Gresik, U. M. (2024). Analisis Pending Claim Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Rawat Jalan pada Rumah Sakit XY di Wilayah Jawa Timur. 3, 749–760. https://doi.org/10.56709/mesman.v3.i3.615
Manita Rehulina, & Afrita Indra. (2024). Aksebilitas Pembiayaan Dalam Program Jaminan Kesehatan Nasional. INNOVATIVE: Journal Of Social Science Research, 4, 12874–12886. https://j-innovative.org/index.php/Innovative
Maulida, E. S., & Djunawan, A. (2022). Analisis Penyebab Pending Claim Berkas BPJS Kesehatan Pelayanan Rawat Inap Rumah Sakit Universitas Airlangga. Media Kesehatan Masyarakat Indonesia, 21(6), 374–379. https://doi.org/10.14710/mkmi.21.6.374-379
Mukaromah, S., & Wahab, S. (2024). Analisis Penyebab Pending Klaim Bpjs Rawat Jalan Guna Menunjang Kelancaran Pembayaran Pelayanan Kesehatan Di Rsud Kota Bandung. Prepotif : Jurnal Kesehatan Masyarakat, 8(2), 2876–2883. https://doi.org/10.31004/prepotif.v8i2.28764
Nugroho, P. A., Widodo, P. P., & Sunindya, B. R. (2024). Faktor-Faktor Yang Menyebabkan Klaim Pending Rawat Inap BPJS Kesehatan di Rumah Sakit Reksa Waluya. Indonesian Journal of Health Insurance and Medical Records (IJHIMR), 1(2), 54–60. https://doi.org/10.31290/ijhimr.v1i2.4979
Parawiyati, P. P. W. (2025). Klaim pending rawat jalan bpjs kesehatan di rumah sakit x. 2(2), 170–174. https://doi.org/10.31290/ijhimr.v2i
Permenkes Nomor 26 Tahun. (2021). Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 26 Tahun 2021. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 26 Tahun 2021, 26, 10–17.
Pratama, A., Fauzi, H., Nur Indira, Z., & Purnama Adi, P. (2023). Analisis Faktor Penyebab Pending Klaim Rawat Inap Akibat Koding Rekam Medis Di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr. Soedirman Kebumen. Jurnal Ilmiah Perekam Dan Informasi Kesehatan Imelda (JIPIKI), 8(1), 124–134. https://doi.org/10.52943/jipiki.v8i1.1225
Rahmah, A., Ardhiasti, A., & Dwi Ningrum, H. (2025). Gambaran Penyebab Klaim Pending Rawat Jalan. 2. https://doi.org/10.1980/jurnalteknologikonseptualdesign.v1i1
Widaningtyas, E., Novianti, F. P., & Asmorowati, A. (2024). Analisis Pending Klaim BPJS Rawat Inap di Rumah Sakit Qim Batang Tahun 2022. 7(1), 42–53. https://doi.org/10.36419/avicenna.v7i1.1028
Zulvikar, Y. A., Satar, Y. P., Rosa, T., & Studi. (2026). Analisis Faktor Penyebab Klaim Tunda Rawat Inap Pasien BPJS Di Rumah Sakit Umum Universitas Muhammadiyah Malang. 10(1), 484–503.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Indonesian Journal of Health Research Innovation

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Penulis yang mempublikasikan di jurnal kami menyetujui ketentuan berikut:
Penulis memegang hak cipta dan memberikan Jurnal Kami hak publikasi pertama dengan karya tersebut secara bersamaan dilisensikan di bawah lisensi Creative Commons Attribution 4.0 International yang memungkinkan orang lain untuk membuat perubahan, mengadaptasi, dan mengembangkan karya tersebut dengan pengakuan atas karya penulis dan publikasi awal di Jurnal. Penulis diizinkan untuk menyalin dan mendistribusikan kembali versi karya yang diterbitkan jurnal (misalnya, mempostingnya ke repositori institusi atau menerbitkannya dalam buku), dengan pengakuan publikasi di jurnal kami.



