ANALISIS PERBANDINGAN FUNGSI KOGNITIF PASIEN SKIZOFRENIA PADA TERAPI RISPERIDON-CLOZAPIN DAN RISPERIDON-LORAZEPAM
DOI:
https://doi.org/10.64094/23fxww89Keywords:
clozapin, fungsi kognitif, lorazepam, risperidon, skizofreniaAbstract
Skizofrenia merupakan gangguan mental kronis yang sering disertai gangguan fungsi kognitif, termasuk gangguan memori, atensi, fungsi eksekutif, dan pemecahan masalah. Terapi farmakologis berperan penting dalam penatalaksanaan skizofrenia, tetapi kombinasi obat yang berbeda dapat memberikan dampak yang berbeda terhadap fungsi kognitif. Kombinasi risperidon-clozapin dan risperidon-lorazepam digunakan dalam praktik klinis, namun bukti komparatif langsung mengenai hubungannya dengan fungsi kognitif pada pasien Indonesia masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan fungsi kognitif pasien skizofrenia yang mendapat terapi risperidon-clozapin dan risperidon-lorazepam di RSJ Mutiara Sukma. Penelitian ini menggunakan desain observasional analitik komparatif dengan pendekatan cross-sectional. Fungsi kognitif diukur satu kali selama periode penelitian menggunakan Montreal Cognitive Assessment–Indonesian version (MoCA-Ina). Sampel berjumlah 76 pasien skizofrenia yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling dan dibagi menjadi dua kelompok, yaitu risperidon-clozapin (RCP; n = 38) dan risperidon-lorazepam (RLZ; n = 38). Analisis data menggunakan uji Mann-Whitney karena data tidak terdistribusi normal. Kelompok RCP memiliki skor total MoCA-Ina lebih tinggi secara signifikan dibandingkan kelompok RLZ (21,74 ± 1,19 vs. 18,86 ± 1,18; beda rerata = 2,88; 95% CI = 2,31–3,45; p < 0,001). Perbedaan signifikan juga ditemukan pada domain visuospasial/eksekutif, atensi, bahasa, delayed recall, dan orientasi. Tidak terdapat perbedaan signifikan pada domain penamaan dan abstraksi. Pasien skizofrenia yang mendapat terapi risperidon-clozapin menunjukkan fungsi kognitif yang lebih baik dibandingkan pasien yang mendapat terapi risperidon-lorazepam. Secara klinis, penggunaan lorazepam jangka panjang perlu dievaluasi secara hati-hati karena berpotensi menimbulkan efek sedatif dan gangguan kognitif. Keterbatasan penelitian ini adalah desain non-randomisasi, penggunaan purposive sampling, dan belum terkontrolnya seluruh faktor perancu klinis seperti durasi penyakit, keparahan gejala, dan kepatuhan berobat.
Downloads
References
Adinda, A., Rahmatini, R., & Ashal, T. (2024). Gambaran sindrom ekstrapiramidal pada pasien skizofrenia dan skizoafektif yang diterapi risperidon. Medic Nutricia: Jurnal Ilmu Kesehatan, 8(2), 61–70. https://doi.org/10.5455/mnj.v1i2.644xa
Barker, M. J., Greenwood, K. M., Jackson, M., & Crowe, S. F. (2004). Cognitive effects of long-term benzodiazepine use: A meta-analysis. CNS Drugs, 18(1), 37–48. https://doi.org/10.2165/00023210-200418010-00004
Cheuk, N. K. W., Tse, W., Tsui, H. K. H., Ma, C. F., Chun, J. S. W., Chung, A. K. K., & Chan, S. K. W. (2024). A systematic review and meta-analysis of the effect of clozapine on cognitive functions in patients with treatment-resistant schizophrenia. Schizophrenia Research, 268, 205–222. https://doi.org/10.1016/j.schres.2023.09.027
Candra Eka Puspitasari, N. M. A. R. D., Aini, S. R., Hasina, R., & Pratama, I. S. (2022). Pola peresepan antipsikotik pasien skizofrenia di RSJ Mutiara Sukma Provinsi NTB tahun 2020. Jurnal Sains dan Kesehatan, 4(3), 308–312. https://doi.org/10.25026/jsk.v4i3.1151
Crossley, N. A., Alliende, L. M., Czepielewski, L. S., Aceituno, D., Castañeda, C. P., Diaz, C., & Gadelha, A. (2022). The enduring gap in educational attainment in schizophrenia: A systematic review and meta-analysis. The Lancet Psychiatry, 9(7), 565–573. https://doi.org/10.1016/S2215-0366(22)00121-3
Crowe, S. F., & Stranks, E. K. (2018). The residual medium and long-term cognitive effects of benzodiazepine use: An updated meta-analysis. Archives of Clinical Neuropsychology, 33(7), 901–911. https://doi.org/10.1093/arclin/acx120
Doğu, S. E., & Kokurcan, A. (2023). Screening for cognitive impairment in schizophrenia: A comparison between the Mini-Mental State Examination and the Montreal Cognitive Assessment Test. Klinik Psikiyatri Dergisi, 26(1), 28–36. https://doi.org/10.5505/kpd.2023.67760
Gebreegziabhere, Y., Habatmu, K., Mihretu, A., Cella, M., & Alem, A. (2022). Cognitive impairment in people with schizophrenia: An umbrella review. European Archives of Psychiatry and Clinical Neuroscience, 272(7), 1139–1155. https://doi.org/10.1007/s00406-022-01416-6
Ghiasi, N., Bhansali, R. K., & Marwaha, R. (2024). Lorazepam. StatPearls Publishing. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK532890/
Husein, N., Lumempouw, S., & Ramli, Y. (2010). Montreal Cognitive Assessment versi Indonesia (MoCA-Ina) untuk skrining gangguan fungsi kognitif. Neurona, 27(4).
Javitt, D. C. (2023). Cognitive impairment associated with schizophrenia: From pathophysiology to treatment. Annual Review of Pharmacology and Toxicology, 63, 119–141. https://doi.org/10.1146/annurev-pharmtox-051921-093250
Lindvall, E., Abzhandadze, T., Quinn, T. J., Sunnerhagen, K. S., & Lundström, E. (2024). Is the difference real, is the difference relevant: The minimal detectable and clinically important changes in the Montreal Cognitive Assessment. Cerebral Circulation - Cognition and Behavior, 6, Article 100222. https://doi.org/10.1016/j.cccb.2024.100222
McCutcheon, R. A., Keefe, R. S. E., & McGuire, P. K. (2023). Cognitive impairment in schizophrenia: Aetiology, pathophysiology, and treatment. Molecular Psychiatry, 28, 1902–1918. https://doi.org/10.1038/s41380-023-01949-9
Mu, E., Gurvich, C., & Kulkarni, J. (2024). Estrogen and psychosis—A review and future directions. Archives of Women’s Mental Health, 27(6), 877–885. https://doi.org/10.1007/s00737-023-01409-x
Putri, I. A., & Maharani, B. F. (2022). Skizofrenia: Suatu studi literatur. Journal of Public Health and Medical Studies, 1(1), 1–12.
Solmi, M., Seitidis, G., Mavridis, D., Correll, C. U., Dragioti, E., Guimond, S., Tuominen, L., Dargél, A., Carvalho, A. F., Fornaro, M., Maes, M., Monaco, F., Song, M., Shin, J. I., & Cortese, S. (2023). Incidence, prevalence, and global burden of schizophrenia—Data, with critical appraisal, from the Global Burden of Disease (GBD) 2019. Molecular Psychiatry, 28(12), 5319–5327. https://doi.org/10.1038/s41380-023-02138-4
Untari, R., & Nugroho, M. A. (2024). Kontribusi terapi rehabilitasi kognitif terhadap fungsi kognitif pada pasien skizofrenia. Medical Journal of Nusantara, 3(3), 123–132. https://doi.org/10.55080/mjn.v3i3.979
Utami, V. W., Darajati, M., & Puspitasari, C. E. (2022). Potensi interaksi obat pada pasien skizofrenia di Rumah Sakit Jiwa Mutiara Sukma tahun 2020. Sasambo Journal of Pharmacy, 3(1), 36–42. https://doi.org/10.29303/sjp.v3i1.151
World Health Organization. (2025). Schizophrenia. https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/schizophrenia
Zhu, X., Wen, M., He, Y., Feng, J., Xu, X., & Liu, J. (2023). The relationship between level of education, cognitive function and medication adherence in patients with schizophrenia. Neuropsychiatric Disease and Treatment, 19, 2439–2450. https://doi.org/10.2147/NDT.S424694
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Indonesian Journal of Health Research Innovation

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Penulis yang mempublikasikan di jurnal kami menyetujui ketentuan berikut:
Penulis memegang hak cipta dan memberikan Jurnal Kami hak publikasi pertama dengan karya tersebut secara bersamaan dilisensikan di bawah lisensi Creative Commons Attribution 4.0 International yang memungkinkan orang lain untuk membuat perubahan, mengadaptasi, dan mengembangkan karya tersebut dengan pengakuan atas karya penulis dan publikasi awal di Jurnal. Penulis diizinkan untuk menyalin dan mendistribusikan kembali versi karya yang diterbitkan jurnal (misalnya, mempostingnya ke repositori institusi atau menerbitkannya dalam buku), dengan pengakuan publikasi di jurnal kami.



