HUBUNGAN DUKUNGAN SOSIAL, KELUARGA, DAN HIPERTENSI DENGAN KEJADIAN DEPRESI PADA LANSIA DI PANTI SOSIAL LANJUT USIA (PSLU) MANDALIKA MATARAM

Authors

  • L. M. Bayu Putra Lidinillah Fakultas Kedokteran, Universitas Islam Al-Azhar Author
  • Fauzy Ma’ruf Fakultas Kedokteran, Universitas Islam Al-Azhar Author
  • Irsandi Rizki Farmananda Fakultas Kedokteran, Universitas Islam Al-Azhar Author
  • Danang Nur Adiwibawa Fakultas Kedokteran, Universitas Islam Al-Azhar Author

DOI:

https://doi.org/10.64094/fnenvf56

Keywords:

depresi, lansia, dukungan sosial, dukungan keluarga, hipertensi

Abstract

Depresi merupakan salah satu masalah kesehatan mental yang sering terjadi pada lansia dan dapat menurunkan kualitas hidup, kemampuan fungsional, serta kepatuhan terhadap pengelolaan penyakit kronis. Lansia yang tinggal di panti sosial berisiko mengalami depresi karena berkurangnya interaksi keluarga, terbatasnya peran sosial, kesepian, serta adanya penyakit fisik kronis. Dukungan sosial, dukungan keluarga, dan hipertensi merupakan faktor yang diduga berhubungan dengan tingkat depresi pada lansia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan dukungan sosial, dukungan keluarga, dan hipertensi dengan tingkat depresi pada lansia di Panti Sosial Lanjut Usia Mandalika Mataram. Penelitian ini menggunakan desain analitik observasional dengan pendekatan cross-sectional. Populasi penelitian adalah seluruh lansia di Panti Sosial Lanjut Usia Mandalika Mataram sebanyak 80 orang. Sampel penelitian berjumlah 73 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi. Tingkat depresi diukur menggunakan Geriatric Depression Scale, sedangkan dukungan sosial dan dukungan keluarga diukur menggunakan kuesioner terstruktur. Status hipertensi diperoleh melalui pengukuran tekanan darah dan/atau data rekam kesehatan. Data dianalisis menggunakan uji korelasi Spearman karena variabel penelitian berskala ordinal. Dukungan sosial berhubungan signifikan dengan tingkat depresi pada lansia (p = 0,000; rₛ = -0,463). Dukungan keluarga juga berhubungan signifikan dengan tingkat depresi (p = 0,000; rₛ = -0,420). Selain itu, hipertensi berhubungan signifikan dengan tingkat depresi (p = 0,015; rₛ = 0,285). Dukungan sosial, dukungan keluarga, dan hipertensi berhubungan signifikan dengan tingkat depresi pada lansia di Panti Sosial Lanjut Usia Mandalika Mataram. Dukungan sosial dan keluarga yang lebih baik berkaitan dengan tingkat depresi yang lebih rendah, sedangkan hipertensi berkaitan dengan tingkat depresi yang lebih berat. Program dukungan psikososial, pelibatan keluarga, skrining depresi berkala, serta pengelolaan hipertensi yang optimal diperlukan untuk menurunkan risiko depresi pada lansia yang tinggal di panti sosial.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Badan Pusat Statistik. (2024). Statistik penduduk lanjut usia 2024. Badan Pusat Statistik. https://www.bps.go.id/id/publication/2024/12/31/a00d4477490caaf0716b711d/statistik-penduduk-lanjut-usia-2024.html

Faronbi, J. O., Eromosele, B., Fawole, H. O., Idowu, O. A., & Akinrolie, O. (2025). Effects of social support interventions on depressive symptoms and quality of life among older adults: A systematic review and meta-analysis. BMC Geriatrics, 25, Article 515. https://doi.org/10.1186/s12877-025-06146-7

Gan, Q., Liu, Y., Zhang, Y., Liu, F., & Wang, Y. (2023). Unraveling the link between hypertension and depression in older adults: A systematic review and meta-analysis. Frontiers in Public Health, 11, Article 1302341. https://doi.org/10.3389/fpubh.2023.1302341

Li, Z., Li, Y., Chen, L., Chen, P., & Hu, Y. (2015). Prevalence of depression in patients with hypertension: A systematic review and meta-analysis. Medicine, 94(31), e1317. https://doi.org/10.1097/MD.0000000000001317

Sheikh, J. I., & Yesavage, J. A. (1986). Geriatric Depression Scale (GDS): Recent evidence and development of a shorter version. In T. L. Brink (Ed.), Clinical gerontology: A guide to assessment and intervention (pp. 165–173). Haworth Press.

Unger, T., Borghi, C., Charchar, F., Khan, N. A., Poulter, N. R., Prabhakaran, D., Ramirez, A., Schlaich, M., Stergiou, G. S., Tomaszewski, M., Wainford, R. D., Williams, B., & Schutte, A. E. (2020). 2020 International Society of Hypertension global hypertension practice guidelines. Hypertension, 75(6), 1334–1357. https://doi.org/10.1161/HYPERTENSIONAHA.120.15026

Wongpakaran, T., Wongpakaran, N., & Ruktrakul, R. (2011). Reliability and validity of the Multidimensional Scale of Perceived Social Support (MSPSS): Thai version. Clinical Practice and Epidemiology in Mental Health, 7, 161–166. https://doi.org/10.2174/1745017901107010161

World Health Organization. (2021). Social isolation and loneliness among older people: Advocacy brief. World Health Organization. https://www.who.int/publications/i/item/9789240030749

World Health Organization. (2025). Mental health of older adults. World Health Organization. https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/mental-health-of-older-adults

Yesavage, J. A., Brink, T. L., Rose, T. L., Lum, O., Huang, V., Adey, M. B., & Leirer, V. O. (1983). Development and validation of a geriatric depression screening scale: A preliminary report. Journal of Psychiatric Research, 17(1), 37–49. https://doi.org/10.1016/0022-3956(82)90033-4

Zimet, G. D., Dahlem, N. W., Zimet, S. G., & Farley, G. K. (1988). The Multidimensional Scale of Perceived Social Support. Journal of Personality Assessment, 52(1), 30–41. https://doi.org/10.1207/s15327752jpa5201_2

Downloads

Published

28-05-2026

How to Cite

HUBUNGAN DUKUNGAN SOSIAL, KELUARGA, DAN HIPERTENSI DENGAN KEJADIAN DEPRESI PADA LANSIA DI PANTI SOSIAL LANJUT USIA (PSLU) MANDALIKA MATARAM. (2026). Indonesian Journal of Health Research Innovation, 3(2), 309-316. https://doi.org/10.64094/fnenvf56