HUBUNGAN INDEKS MASSA TUBUH (IMT), POLA MAKAN, DAN SELF ESTEEM TERHADAP CITRA TUBUH (BODY IMAGE) PADA MAHASISWA FAKULTAS KEDOKTERAN
DOI:
https://doi.org/10.64094/6szf1287Keywords:
indeks massa tubuh, pola makan, self-esteem, citra tubuh, mahasiswa kedokteranAbstract
Citra tubuh atau body image merupakan persepsi dan evaluasi individu terhadap tubuhnya sendiri, termasuk bentuk tubuh, ukuran tubuh, dan penampilan fisik. Citra tubuh negatif pada mahasiswa dapat dipengaruhi oleh status gizi, pola makan, dan self-esteem. Mahasiswa kedokteran merupakan kelompok yang berisiko mengalami masalah citra tubuh karena tekanan akademik, perbandingan sosial, dan tuntutan untuk menampilkan perilaku hidup sehat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan indeks massa tubuh, pola makan, dan self-esteem dengan citra tubuh pada mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Islam Al-Azhar angkatan 2020–2022. Penelitian ini menggunakan desain analitik observasional dengan pendekatan cross-sectional. Populasi penelitian berjumlah 284 mahasiswa dan sampel sebanyak 166 responden dipilih menggunakan teknik simple random sampling. Indeks massa tubuh diukur berdasarkan berat badan dan tinggi badan, sedangkan pola makan, self-esteem, dan citra tubuh diukur menggunakan kuesioner terstruktur. Data dianalisis menggunakan uji Chi-square, dan besar hubungan dinyatakan dalam prevalence ratio dengan confidence interval 95%. Indeks massa tubuh buruk berhubungan signifikan dengan citra tubuh negatif (PR = 1,52; 95% CI = 1,21–1,91; p = 0,001). Pola makan buruk juga berhubungan signifikan dengan citra tubuh negatif (PR = 1,55; 95% CI = 1,21–1,97; p < 0,001). Selain itu, self-esteem negatif berhubungan signifikan dengan citra tubuh negatif (PR = 1,42; 95% CI = 1,10–1,83; p < 0,001). Indeks massa tubuh, pola makan, dan self-esteem berhubungan signifikan dengan citra tubuh pada mahasiswa kedokteran. Program promosi kesehatan yang berfokus pada gizi seimbang, perilaku makan sehat, dan penguatan self-esteem diperlukan untuk mendukung pembentukan citra tubuh positif pada mahasiswa.
Downloads
References
AlAhmari, T., Alomar, A. Z., AlBeeybe, J., Asiri, N., AlAjaji, R., AlMasoud, R., & Al-Hazzaa, H. M. (2019). Associations of self-esteem with body mass index and body image among Saudi college-age females. Eating and Weight Disorders, 24(6), 1199–1207. https://doi.org/10.1007/s40519-017-0471-0
Centers for Disease Control and Prevention. (2024). Adult BMI categories. Centers for Disease Control and Prevention.
Kadir, A. (2016). Kebiasaan makan dan gangguan pola makan serta pengaruhnya terhadap status gizi remaja. Jurnal Publikasi Pendidikan, 6(1), 49–55.
Mallaram, G. K., Sharma, P., Kattula, D., Singh, S., & Pavuluru, P. (2023). Body image perception, eating disorder behavior, self-esteem and quality of life: A cross-sectional study among female medical students. Journal of Eating Disorders, 11, Article 225. https://doi.org/10.1186/s40337-023-00945-2
Ritan, A. F. G., Murdhiono, W. R., & Syafitri, E. N. (2018). Hubungan body image dengan pola makan dan aktivitas fisik pada mahasiswa obesitas di Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Respati Yogyakarta. Ilmu Gizi Indonesia, 2(1), 25–32. https://doi.org/10.35842/ilgi.v2i1.85
Rodgers, R. F., Laveway, K., Campos, P., & de Carvalho, P. H. B. (2023). Body image as a global mental health concern. Cambridge Prisms: Global Mental Health, 10, Article e9. https://doi.org/10.1017/gmh.2023.2
Sarrar, L., Vilalta, M., Schneider, N., & Correll, C. U. (2020). Body mass index and self-reported body image in German adolescents. Journal of Eating Disorders, 8, Article 59. https://doi.org/10.1186/s40337-020-00330-3
Verawati, R. (2014). Hubungan antara body image dengan pola makan dan status gizi pada remaja putri [Naskah publikasi, Universitas Muhammadiyah Surakarta].
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Indonesian Journal of Health Research Innovation

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Penulis yang mempublikasikan di jurnal kami menyetujui ketentuan berikut:
Penulis memegang hak cipta dan memberikan Jurnal Kami hak publikasi pertama dengan karya tersebut secara bersamaan dilisensikan di bawah lisensi Creative Commons Attribution 4.0 International yang memungkinkan orang lain untuk membuat perubahan, mengadaptasi, dan mengembangkan karya tersebut dengan pengakuan atas karya penulis dan publikasi awal di Jurnal. Penulis diizinkan untuk menyalin dan mendistribusikan kembali versi karya yang diterbitkan jurnal (misalnya, mempostingnya ke repositori institusi atau menerbitkannya dalam buku), dengan pengakuan publikasi di jurnal kami.



