HUBUNGAN PENGETAHUAN, SIKAP, DAN PERAN PETUGAS KESEHATAN DENGAN PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF DI KABUPATEN LOMBOK TIMUR
DOI:
https://doi.org/10.64094/v4dcr328Keywords:
ASI eksklusif, pengetahuan, sikap, peran petugas kesehatanAbstract
Pemberian Air Susu Ibu (ASI) eksklusif merupakan intervensi penting dalam meningkatkan status kesehatan bayi dan menurunkan angka kesakitan serta kematian. Namun, cakupannya masih belum optimal dan dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk pengetahuan, sikap ibu, serta peran petugas kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara pengetahuan, sikap ibu, dan peran petugas kesehatan dengan pemberian ASI eksklusif. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan survei analitik dan rancangan cross-sectional. Sampel berjumlah 101 ibu menyusui yang memiliki bayi usia 6–12 bulan, dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitas, kemudian dianalisis menggunakan uji Chi-square dengan tingkat signifikansi 0,05. Sebagian besar responden memiliki pengetahuan baik (53,5%), sikap positif (61,4%), dan memperoleh dukungan petugas kesehatan (69,3%). Terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan (p=0,001), sikap (p=0,038), dan peran petugas kesehatan (p=0,026) dengan pemberian ASI eksklusif. Pengetahuan, sikap ibu, dan peran petugas kesehatan berhubungan signifikan dengan praktik pemberian ASI eksklusif. Penguatan edukasi dan dukungan dari tenaga kesehatan diperlukan untuk meningkatkan cakupan ASI eksklusif.
Downloads
References
Amelia, D. (2020). Hubungan antara karakteristik ibu menyusui dengan kepercayaan diri dalam pemberian ASI di wilayah kerja Puskesmas 23 Ilir Palembang.
Badan Pusat Statistik. (2022). Profil kesehatan Indonesia.
Cahyono, A., Ulfah, M., & Handayani, R. N. (2020). Pengaruh peran petugas kesehatan dan Bapak Peduli ASI Eksklusif (Baper Asiek) terhadap perilaku ibu dalam pemberian ASI eksklusif. Jurnal Kebidanan dan Keperawatan Aisyiyah, 16(1), 67–86. https://doi.org/10.31101/jkk.1487
Dinas Kesehatan Provinsi Nusa Tenggara Barat. (2020). Profil kesehatan Provinsi NTB.
Dinas Kesehatan Provinsi Nusa Tenggara Barat. (2021). Profil kesehatan Provinsi NTB.
Fajariyah, S. U., Ilham, S., & Triana, D. (2022). Pemberian ASI eksklusif dan non eksklusif dengan kejadian obesitas pada anak usia 24–35 bulan di Bengkulu. Jurnal Kedokteran dan Kesehatan, 88–93.
Herman, A., Mustafa, M., Saida, S., & Chalifa, W. O. (2021). Hubungan pengetahuan dan sikap ibu dengan pemberian ASI eksklusif. Professional Health Journal, 2(2), 84–89. https://doi.org/10.54832/phj.v2i2.103
Monika, H., Djogo, A., Wuladari, T. M., Letor, Y. M. K., & Bangsa, U. C. (2022). Edukasi pemberian ASI eksklusif pada bayi.
Nabilla, U., Tanjung, N. A. P., Nudhira, U., & Setianingsih, F. (2020). Faktor-faktor yang mempengaruhi pemberian MP-ASI dini.
Nugrahawati, R. (2018). Faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku kesehatan berdasarkan teori Lawrence Green.
Putri, N. P., Lestari, R. M., & Ningsih, F. (2022). Hubungan tingkat pengetahuan ibu tentang gizi terhadap kejadian stunting pada balita. Jurnal Surya Medika, 8(2), 218–221. https://doi.org/10.33084/jsm.v8i2.3889
Rosa, E. F. (2022). Konseling menyusui berbasis android terhadap keberhasilan ASI eksklusif di masa pandemi COVID-19. Jurnal Keperawatan Silampari, 5(2), 659–668.
Rubinem. (2012). Faktor-faktor yang berhubungan dengan perilaku pemberian ASI eksklusif.
Sabati, M. R., & Nuryanto, N. (2015). Peran petugas kesehatan terhadap keberhasilan pemberian ASI eksklusif. Journal of Nutrition College, 4(4), 526–533. https://doi.org/10.14710/jnc.v4i4.10158
Sastroasmoro, S. (2014). Dasar-dasar metodologi penelitian klinis.
Wawan, A., & Dewi, M. (2010). Teori dan pengukuran pengetahuan, sikap, dan perilaku manusia. Yogyakarta: Nuha Medika.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Indonesian Journal of Health Research Innovation

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Penulis yang mempublikasikan di jurnal kami menyetujui ketentuan berikut:
Penulis memegang hak cipta dan memberikan Jurnal Kami hak publikasi pertama dengan karya tersebut secara bersamaan dilisensikan di bawah lisensi Creative Commons Attribution 4.0 International yang memungkinkan orang lain untuk membuat perubahan, mengadaptasi, dan mengembangkan karya tersebut dengan pengakuan atas karya penulis dan publikasi awal di Jurnal. Penulis diizinkan untuk menyalin dan mendistribusikan kembali versi karya yang diterbitkan jurnal (misalnya, mempostingnya ke repositori institusi atau menerbitkannya dalam buku), dengan pengakuan publikasi di jurnal kami.



