HUBUNGAN KEJADIAN DEPRESI DENGAN RISIKO BUNUH DIRI PADA REMAJA AKHIR GEN Z DI STIKES MITRA KELUARGA BEKASI
DOI:
https://doi.org/10.64094/mnawbh72Keywords:
remaja, depresi, risiko bunuh diriAbstract
Masa remaja merupakan fase perkembangan yang dinamis, ditandai oleh perubahan signifikan pada aspek fisik, psikologis, sosial, dan emosional. Pada periode ini, individu berada dalam transisi menuju kedewasaan serta rentan terhadap berbagai pengaruh lingkungan yang dapat berdampak pada kesehatan mental. Depresi menjadi salah satu masalah psikologis yang sering terjadi pada remaja dan berpotensi meningkatkan risiko perilaku bunuh diri. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara depresi dan risiko bunuh diri pada remaja akhir generasi Z. Penelitian menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian berjumlah 150 responden yang merupakan mahasiswa di STIKes Mitra Keluarga Bekasi. Instrumen yang digunakan adalah Beck Depression Inventory-II (BDI-II) untuk mengukur tingkat depresi dan Suicide Behaviors Questionnaire-Revised (SBQ-R) untuk menilai risiko bunuh diri. Hasil analisis menggunakan uji korelasi Spearman menunjukkan nilai p-value sebesar 0,000 (p < 0,05), yang mengindikasikan adanya hubungan yang signifikan antara tingkat depresi dengan risiko bunuh diri. Semakin tinggi tingkat depresi pada remaja, semakin tinggi pula risiko bunuh diri yang dimiliki. Kesimpulannya, depresi memiliki hubungan yang bermakna dengan risiko bunuh diri pada remaja akhir. Oleh karena itu, diperlukan upaya deteksi dini dan intervensi keperawatan yang komprehensif untuk mencegah peningkatan risiko bunuh diri pada kelompok remaja.
Downloads
References
Adityaputra, A. H., & Salma, S. (2022). Regulasi Diri Dan Kecanduan Dalam Penggunaan Media Sosial Pada Mahasiswa Generasi Z Fakultas Psikologi Universitas Diponegoro. Jurnal EMPATI, 11(6), 386–393. https://doi.org/10.14710/empati.0.36827
Al Aziz, A. A. (2020). Hubungan Antara Intensitas Penggunaan Media Sosial dan Tingkat Depresi pada Mahasiswa. Acta Psychologia, 2(2), 92–107. https://doi.org/10.21831/ap.v2i2.35100
Ambarsarie, R. (2019). Buku Saku Coping Stres pada Mahasiswa Generasi Z. https://www.researchgate.net/publication/353945593
Arianti, R., Sudyasih, M. K. T., Isnaeni, Y., Kp, S., & ... (2020). Hubungan Dukungan Sosial Dengan Kejadian Depresi Pada Remaja Yang Tinggal Di Panti Asuhan Yatim Putri ’Aisyiyah .... 1–17.
Asosiasi Pencegahan Bunuh Diri Indonesia. (2022). Statistik Bunuh Diri. https://www.inasp.id/suicide-statistics
Azzahra, A. (2023). Kasus Bunuh Diri Beruntun, Remaja Tiktok diwaspadai Terkena Copycate Suicide. Kompasiana. https://www.kompasiana.com/adelynalint/652f41bcee794a23e93905f2/kasus-bunuh-diri- beruntun-remaja-tiktok-diwaspadai-terkena-copycate-suicide?page=all#section1
Bella Saphira, & Mardiana. (2022). Hubungan Kualitas Tidur dengan Tingkat Depresi pada Remaja Selama Pandemi. Jurnal Kesehatan, 3(3), 2956–2963. https://journals.umkt.ac.id/index.php/bsr/article/view/3249/1389
Bintang, A. Z., & Mandagi, A. M. (2021). Kejadian Depresi Pada Remaja Menurut Dukungan Sosial Di Kabupaten Jember. Journal of Community Mental Health and Public Policy, 3(2), 92–101. https://doi.org/10.51602/cmhp.v3i2.55
Budi, D. S., & Baskoro. (2021). Seni Melewati Masalah. https://books.google.co.id/books?id=3xozEAAAQBAJ
Bunsaman, S. M., & Krisnani, H. (2020). Peran Orangtua Dalam Pencegahan Dan Penanganan Penyalahgunaan Narkoba Pada Remaja. Prosiding Penelitian Dan Pengabdian Kepada Masyarakat, 7(1), 221. https://doi.org/10.24198/jppm.v7i1.28132
Cahyaningsih, D. S. (2011). Pertumbuhan Perkembangan Anak dan Remaja (1st ed.). CV. Trans Info Media.
Dharma, K. K. (2019). Metodologi Penelitian Keperawatan. CV Trans Info Media. Dianovinina, K. (2018). Depresi pada Remaja: Gejala dan Permasalahannya. Journal
Psikogenesis, 6(1), 69–78. https://doi.org/10.24854/jps.v6i1.634
Dinas Pemberdayaan Masyarakat Dan Desa. (2020). Jumlah Remaja Berdasarkan Desa/Kelurahan di Jawa Barat. https://opendata.jabarprov.go.id/id/dataset/jumlah- remaja-berdasarkan-desakelurahan-di-jawa-barat
Faisal, M. (2023). Komunikasi Antarpribadi Generasi Z Dalam Mengatasi Depresi Di Masa Pandemi . Journal Pariwara, Universitas Bina Sarana Informatika, 3(No. 2), 70–80. http://journal.bsi.ac.id/index.php/pariwara
Firdaus, W., & Marsudi, M. S. (2021). Konseling Remaja yang Kecanduan Gadget Melalui Terapi Kognitif Behavior. Studia: Jurnal Hasil Penelitian Mahasiswa, 6(1), 15–24. https://www.lp2msasbabel.ac.id/jurnal/index.php/stu/article/view/1980
Gusmunardi. Sarfika, Rika.Sasmita, H. (2023). Faktor Resiko Dan Faktor Protektif Resiko Bunuh Diri Pada Remaja. Jurnal Ilmiah STIKES Kendal, 13(Januari), 75–82. http://journal.stikeskendal.ac.id/index.php/PSKM
Hastini, L. Y., Fahmi, R., & Lukito, H. (2020). Apakah Pembelajaran Menggunakan Teknologi dapat Meningkatkan Literasi Manusia pada Generasi Z di Indonesia? Jurnal Manajemen Informatika (JAMIKA), 10(1), 12–28. https://doi.org/10.34010/jamika.v10i1.2678
Hastono, S. P. (2018). Analisis Data pada Bidang Kesehatan (Cetakan 3). Rajawali Pers. Hilgers, R.-D., Heussen, N., & Stanzel, S. (2019). Statistik, deskriptive (Issue 1).
https://doi.org/10.1007/978-3-662-48986-4_2900
Kaeng, A. T., & Siby, R. (2023). Sumikolah: Jurnal Ilmu Pendidikan Mewaspadai Dampak
Depresi pada Generasi Z. Sumikolah:Jurnal Ilmu Pendidikan, 1(2), 50–58.
Kedang, E. F. S., Nurina, R. L., & Manafe, D. T. (2020). Analisis Faktor Resiko Yang Mempengaruhi Kejadian Depresi Pada Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Nusa Cendana. Cendana Medical Journal, 19(1), 87–95. https://ejurnal.undana.ac.id/index.php/CMJ/article/view/3352/2206
Kemenkes. (2019). Gejala Depresi. https://p2ptm.kemkes.go.id/infographic- p2ptm/stress/kenali-gejala-depresi
Kemenkes. (2023). Remaja. https://ayosehat.kemkes.go.id/kategori-usia/remaja
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2021). Pedoman dan Standar Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Nasional. In Komisi Etik Penelitian dan Pengembangan Keseheatan Nasional.
Khasanah, S. M. R., & Mamnuah. (2021). Tingkat Stres Berhubungan dengan Pencapaian Tugas Perkembangan pada Remaja. Jurnal Ilmu Keperawatan Jiwa, 4(1), 107–116.
Kristyowati, Y., & Sekolah Tinggi Theologi Indonesia Manado, Mt. (2021). Generasi “Z” Dan Strategi Melayaninya. 02(1), 23–34. https://doi.org/10.31219/osf.io/w3d7s
Kusumayanti, N. K. D. W., Swedarma, K. E., & Nurhesti, P. O. Y. (2020). Hubungan Faktor Psikologis Dengan Risiko Bunuh Diri Pada Remaja Sma Dan Smk Di Bangli Dan Klungkung. Coping: Community of Publishing in Nursing, 8(2), 124. https://doi.org/10.24843/coping.2020.v08.i02.p03
Mailita, W., Arianti, D., & Susanti, A. (2022). Tinjauan Penatalaksanaan Kegawatdaruratan pada Remaja dengan Bunuh Diri di SMK Muhammadiyah Padang. Jurnal Sosial Teknologi, 2(3), 276–281. https://doi.org/10.59188/jurnalsostech.v2i3.310
Muhith, A. (2015). Pendidikan Keperawatan Jiwa Teori dan Aplikasi (M. Bendetu (ed.)). ANDI OFFSET.
Mukti, A. (2019). Penerapan Intervensi Act (Acceptance and Commitment Therapy) Dalam Menurunkan Tingkat Depresi Pada Penderita Diabetes Melitus Tipe Ii Kategori Usia Dewasa Awal. 43–51.
Mulyono, F. (2021). Dampak Media Sosial bagi Remaja. Jurnal Simki Economic, 4(1), 57–65. https://doi.org/10.29407/jse.v4i1.66
Murnitasari, A. M., Malika, K. P., W.P, L. A., Amalia, P., Rachmadyna, A., Elyasin, I., & Dewi, L. (2024). Membangun Kekuatan Mental Pada Gen Z Di Era Digital di Panti Baitul Walad Samarinda. Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia, 4(1), 183–191. https://doi.org/10.52436/1.jpmi.2089
Noerfitri, Anindita, R., Sianturi, R., & Anung Ahadi Pradana. (2023). Manajemen Analisis Data (Edisi Pert). Matematika.
Nuriyah Lidya I, Mandagi Ayik M, & Pratiwi Xindy I. (2021). Hubungan genetik dan psikologis dengan kejadian depresi pada remaja. Journal of Community Mental Health and Public Policy, 4(1), 1–11.
Prabowo, E. (2014). Konsep & Aplikasi Asuhan Keperawatan Jiwa. Nuha Medika. Pranindhita, B. R. (2020). Meningkatkan Kecerdasan Emosional Remaja Melalui Layanan
Bibliotherapy. Journal Of Education, Psychology and Counseling, 2(2), 22–30.
Prof. Dr. dr. H. Dadang Hawari, P. (2013). Manajemen Stres, Cemas Dan Depresi (2nd ed.).
Badan Penerbit Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia.
Purwanto, H. (2014). Pengantar Perilaku Manusia untuk Keperawatan. Penerbit Buku Kedokteran EGC.
Purwanto, N. (2019). Variabel Dalam Penelitian Pendidikan. Jurnal Teknodik, 6115, 196–215. https://doi.org/10.32550/teknodik.v0i0.554
Rika Ningsih, & Fatmawati, F. (2024). Realitas Kesantunan Berbahasa Gen-Z di Era Digital. Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, Dan Sastra, 10(1), 215–224. https://doi.org/10.30605/onoma.v10i1.3167
Riset Kesehatan Dasar. (2018). Riset Kesehatan Dasar. https://kesmas.kemkes.go.id/assets/upload/dir_519d41d8cd98f00/files/Hasil-riskesdas- 2018_1274.pdf
Riziana, K. F., Fatmawati, & Darmawan, A. (2023). Hubungan Tingkat Gejala Depresi Dengan Ide Bunuh Diri Pada Remaja Sekolah Menengah Atas. Joms, 3(1), 39–47.
Sari, M. (2018). Analisis Kejadian Depresi Dan Risiko Bunuh Diri Menggunakan Buddy App Pada Remaja Di Wilayah Kota Makassar.
Shilphy A. Octavia. (2020). Motivasi Belajar Dalam Perkembangan Remaja. Deepublish Publisher.
Siyoto, S., & Sodik, M. A. (2015). Dasar Metodologi Penelitian. Literasi Media Publishing. Sulaeman, R., Purnamawati, D., & Purwana, E. R. (2022). Remaja dan Kesehatan Reproduksi.
CV. Bintang Semesta Media.
UNICEF (United Nations Children’s Fund). (2021). Profil Remaja 2021. Unicef, 917(2016), 1– 2. https://www.unicef.org/indonesia/media/9546/file/Profil Remaja.pdf
Universitas Gajah Mada Fakultas Psikologi. (2021). Tanda bahaya kecenderungan bunuh diri. 0–19. https://cpmh.psikologi.ugm.ac.id/wp-content/uploads/sites/638/2021/11/Panduan- Pertolongan-Pertama-Pencegahan-Bunuh-Diri_v1.pdf
WHO. (2021a). Adolescent Data. https://platform.who.int/data/maternal-newborn-child- adolescent-ageing/adolescent-data
WHO. (2021b). Adolescent Health. https://www.who.int/health-topics/adolescent- health#tab=tab_1
WHO. (2021c). Mental Health of Adolescent. https://www.who.int//news-room/fact- sheets/detail/adolescent-mental- health/?gclid=Cj0KCQiApOyqBhDlARIsAGfnyMr0An1_fGVgd0N- BI2OzsYCtsuFB_EHAVA4a51w_MnpqrviO9MvAZUaAoE9EALw_wcB
WHO. (2023b). Suicide prevention. https://www.who.int/health-topics/suicide#tab=tab_1
Wibowo, A. (2014). Metodologi Penelitian Praktis Bidang Kesehatan (Edisi 1). PT. Rajagrafindo Persada.
Yusuf, A., PK, R. F., & Hanik Endang Nihayati. (2015). Buku Ajar Keperawatan Kesehatan Jiwa. Penerbit Salemba Medika
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Indonesian Journal of Health Research Innovation

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Penulis yang mempublikasikan di jurnal kami menyetujui ketentuan berikut:
Penulis memegang hak cipta dan memberikan Jurnal Kami hak publikasi pertama dengan karya tersebut secara bersamaan dilisensikan di bawah lisensi Creative Commons Attribution 4.0 International yang memungkinkan orang lain untuk membuat perubahan, mengadaptasi, dan mengembangkan karya tersebut dengan pengakuan atas karya penulis dan publikasi awal di Jurnal. Penulis diizinkan untuk menyalin dan mendistribusikan kembali versi karya yang diterbitkan jurnal (misalnya, mempostingnya ke repositori institusi atau menerbitkannya dalam buku), dengan pengakuan publikasi di jurnal kami.



